Cara Menjaga Kesehatan Kebersihan Anjing Dan Kucing

Cara Menjaga Kesehatan Kebersihan Anjing Dan Kucing

Memiliki anjing dan kucing sebagai hewan peliharaan adalah sebuah kesenangan tersendiri bagi sebagian orang. Anjing dan kucing bisa menjadi teman bermain yang setia dan menggemaskan. Namun, memelihara hewan bukan hanya soal bermain bersama, tapi juga memerhatikan kesehatan dan kebersihannya. Hewan peliharaan yang sehat dan bersih tentu akan lebih bahagia dan nyaman tinggal bersama Anda.

Lantas, apa saja yang perlu dilakukan untuk memastikan kesehatan dan kebersihan anjing dan kucing Anda? Simak ulasan berikut ini!

Menjaga Pola Makan yang Baik

Pola makan yang baik adalah salah satu faktor penting untuk menjaga kesehatan anjing dan kucing Anda. Berikan makanan dan camilan anjing berkualitas tinggi dan bergizi seimbang yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi mereka. Bacalah kelima bahan pertama yang dicantumkan pada label makanan anjing. Bahan-bahan ini adalah bahan utama makanan anjing tersebut. Daging (bukan produk daging campuran) dan sayuran harus menjadi beberapa bahan pertama dalam makanan anjing.

Berhati-hatilah saat memberi anjing makanan manusia. Sadarilah bahwa makanan manusia tertentu bisa membahayakan atau membunuh anjing. Tubuh anjing tidak selalu bisa memetabolisme makanan seperti manusia, jadi pastikan anjing tidak bisa mengonsumsi makanan berikut ini: anggur, kismis, cokelat, alpukat, adonan dengan ragi, kacang-kacangan, alkohol, bawang bombai, bawang putih, lokio, dan permen karet tanpa gula (sebagian besar mengandung xilitol). Semua makanan tersebut beracun bagi anjing.

Jagalah berat badan anjing dalam tingkat yang sehat. Anjing bisa dibilang kelebihan berat badan jika badannya 10-20% lebih berat dari berat badan idealnya. Jika anjing 20% kelebihan berat badan, ia bisa dibilang obesitas. Anjing yang obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit kanker, jantung, diabetes, osteoartritis, dan batu kandung kemih. Diskusikan dengan dokter hewan mengenai berat badan ideal anjing Anda dan beri ia makan dengan sesuai.

Merawat Anjing

Selain pola makan, Anda juga perlu merawat anjing secara rutin agar tetap bersih dan sehat. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  • Sikat bulunya. Anjing adalah hewan yang berbulu. Menyikat bulunya adalah salah satu cara terpenting untuk menjaga kebersihannya. Dengan menyikat bulunya, Anda bisa mengetahui kondisi kulitnya. Jika ada perubahan pada kulit anjing, misalnya muncul benjolan, Anda bisa segera mengetahuinya dan dapat dengan cepat memeriksakannya.
  • Perhatikan kebersihan gigi. Kebersihan gigi anjing tak kalah pentingnya untuk dijaga. Anjing adalah hewan yang memiliki taring dan gigi runcing Sama seperti manusia, gigi anjing bisa memiliki karang atau plak yang dapat berdampak pada kesehatannya. Gigi yang tidak dibersihkan bisa menjadi sarang bakteri, lalu berpotensi menyebabkan penyakit. Namun, karena anjing tidak bisa membersihkan giginya sendiri, maka Anda sebagai pemiliknya harus membantunya. Jika ragu-ragu, bawa anjing ke dokter hewan untuk membersihkan gigi, setidaknya sekali dalam setahun.
  • Mandikan anjing. Sama seperti manusia, anjing juga butuh mandi agar tetap bersih dan wangi. Tapi, ada baiknya Anda menggunakan sampo yang memang dibuat khusus untuk anjing, ya. Sebab, sampo khusus anjing memiliki kandungan atau zat yang sudah disesuaikan. Bahkan, Anda juga bisa mendapatkan sampo khusus untuk anjing sesuai dengan rasnya. Setelah selesai dimandikan, jangan lupa untuk mengeringkan badan anjing. Jangan biarkan tubuh anjing terlalu lembap, ya!
  • Bersihkan tempat tidurnya. Berbeda dengan binatang liar, anjing yang dipelihara biasanya memiliki tempat khusus untuk tidur. Kebersihan tempat tidur perlu diperhatikan, karena bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman. Tak hanya itu, bakteri yang ada di situ mungkin juga dapat membuat Anda terpapar penyakit. Oleh karena itu, ganti dan cuci tempat tidur anjing secara rutin.

Menjaga Pola Makan yang Baik

Pola makan yang baik juga berlaku untuk kucing Anda. Berikan makanan dan camilan kucing berkualitas tinggi dan bergizi seimbang yang sesuai dengan kebutuhan nutrisi mereka. Bacalah kelima bahan pertama yang dicantumkan pada label makanan kucing. Bahan-bahan ini adalah bahan utama makanan kucing tersebut. Daging (bukan produk daging campuran) dan sayuran harus menjadi beberapa bahan pertama dalam makanan kucing.

Berhati-hatilah saat memberi kucing makanan manusia. Sadarilah bahwa makanan manusia tertentu bisa membahayakan atau membunuh kucing. Tubuh kucing tidak selalu bisa memetabolisme makanan seperti manusia, jadi pastikan kucing tidak bisa mengonsumsi makanan berikut ini: anggur, kismis, cokelat, alpukat, adonan dengan ragi, kacang-kacangan, alkohol, bawang bombai, bawang putih, lokio, dan permen karet tanpa gula (sebagian besar mengandung xilitol). Semua makanan tersebut beracun bagi kucing.

Jagalah berat badan kucing dalam tingkat yang sehat. Kucing bisa dibilang kelebihan berat badan jika badannya 10-20% lebih berat dari berat badan idealnya. Jika kucing 20% kelebihan berat badan, ia bisa dibilang obesitas. Kucing yang obesitas memiliki risiko yang lebih tinggi untuk terkena penyakit kanker, jantung, diabetes, osteoartritis, dan batu kandung kemih. Diskusikan dengan dokter hewan mengenai berat badan ideal kucing Anda dan beri ia makan dengan sesuai.

Merawat Kucing

Selain pola makan, Anda juga perlu merawat kucing secara rutin agar tetap bersih dan sehat. Berikut beberapa hal yang bisa Anda lakukan:

  • Sikat bulunya. Kucing adalah hewan yang berbulu. Menyikat bulunya adalah salah satu cara terpenting untuk menjaga kebersihannya. Dengan menyikat bulunya, Anda bisa mengetahui kondisi kulitnya. Jika ada perubahan pada kulit kucing, misalnya muncul benjolan, Anda bisa segera mengetahuinya dan dapat dengan cepat memeriksakannya.
  • Perhatikan kebersihan gigi. Kebersihan gigi kucing tak kalah pentingnya untuk dijaga. Kucing adalah hewan yang memiliki taring dan gigi runcing. Sama seperti anjing, gigi kucing bisa memiliki karang atau plak yang dapat berdampak pada kesehatannya. Gigi yang tidak dibersihkan bisa menjadi sarang bakteri, lalu berpotensi menyebabkan penyakit. Namun, karena kucing tidak bisa membersihkan giginya sendiri, maka Anda sebagai pemiliknya harus membantunya. Jika ragu-ragu, bawa kucing ke dokter hewan untuk membersihkan gigi, setidaknya sekali dalam setahun.
  • Mandikan kucing. Sama seperti anjing, kucing juga butuh mandi agar tetap bersih dan wangi. Tapi, ada baiknya Anda menggunakan sampo yang memang dibuat khusus untuk kucing, ya. Sebab, sampo khusus kucing memiliki kandungan atau zat yang sudah disesuaikan. Bahkan, Anda juga bisa mendapatkan sampo khusus untuk kucing sesuai dengan rasnya. Setelah selesai dimandikan, jangan lupa untuk mengeringkan badan kucing. Jangan biarkan tubuh kucing terlalu lembap, ya!
  • Bersihkan tempat tidurnya. Berbeda dengan anjing, kucing yang dipelihara biasanya lebih suka tidur di tempat-tempat tinggi atau tersembunyi. Kebersihan tempat tidur perlu diperhatikan, karena bisa menjadi tempat berkumpulnya kuman. Tak hanya itu, bakteri yang ada di situ mungkin juga dapat membuat Anda terpapar penyakit. Oleh karena itu, ganti dan cuci tempat tidur kucing secara rutin.
  • Bersihkan kotak pasirnya. Kucing adalah hewan yang suka buang air di tempat tertentu saja, biasanya di kotak pasir yang sudah disediakan oleh pemiliknya. Kotak pasir ini harus dibersihkan secara rutin agar tidak menimbulkan bau dan bakteri. Ganti pasirnya setiap hari dan cuci kotaknya setiap minggu dengan sabun dan air hangat.

Anjing dan kucing adalah hewan peliharaan yang populer dan disayangi oleh banyak orang. Namun, memelihara mereka bukanlah hal yang mudah. Anda harus memerhatikan pola makan, perawatan, dan lingkungan mereka agar tetap sehat dan bersih. Dengan begitu, Anda bisa menikmati waktu bersama anjing dan kucing Anda dengan lebih bahagia dan nyaman.